Blogroll

Wednesday, 10 June 2015

Berbeda Pendapat Bukan Berarti Mesti Bermusuhan


Sungguh mengagumkan apa yang dikatakan oleh ulama besar semacam Imam Syafi’i kepada Yunus Ash Shadafiy -nama kunyahnya Abu Musa-. Imam Syafi’i berkata,
يَا أَبَا مُوْسَى، أَلاَ يَسْتَقِيْمُ أَنْ نَكُوْنَ إِخْوَانًا وَإِنْ لَمْ نَتَّفِقْ فِيْ مَسْأَلَةٍ
“Wahai Abu Musa, bukankah kita tetap bersaudara (bersahabat) meskipun kita tidak bersepakat dalam suatu masalah?” (Siyar A’lamin Nubala’, 10: 16). 

~ Pertanyaan yang Butuh Jawaban: Apa Makna Pernikahan? ~





Oleh: Ust. DR. Syafiq Riza Basalamah, MA -hafidzahullahu- 

Akhi Ukhti,

Aku ingin mengajakmu untuk merenung..

▶ Apa sih makna sebuah pernikahan?

 Bila sebelumnya engkau telah menyentuh pasanganmu

 Engkau telah duduk bersanding dengannya

 Engkau telah berpelukan erat dengannya

 Engkau telah berjalan berduaan dengannya

 Engkau telah bersembunyi di balik tabir menutup pintu dari pandangan manusia bersamanya

 Yang lebih parah lagi engkau sudah pernah tidur di atas kasur berduaan dengannya

▶ Lalu apa artinya akad nikah?

▶ Apa gunanya resepsi?

▶ Apa gunanya saksi dan wali?

▶ Apa gunanya mengumumkan kepada khalayak ramai pernikahanmu?

 Jika semua orang telah mengetahui hubunganmu dengannya

 Dan Sang Pencipta telah melihat kelakuanmu selama ini

▶ Apa masih ada yang sakral dari pernikahan yang seperti ini?

 Hanya sekedar untuk mendapatkan buku hijau & merah, namun semuanya sudah dilakukan sebelum akad nikah

 Jangan membohongi dirimu sendiri dengan berpura-pura menikah

 Memulai lembaran baru sebagai pasutri

 Yang dahulunya haram menjadi halal

 Yang dahulu dilarang menjadi sebuah anjuran

 Padahal sebelum akad nikah kau sudah menghalalkan semuanya

✅ Islam adalah agama yang menghargai wanita

 Menghormati dan menjaga putri Adam

 Wanita di dalam Islam bukan barang dagangan yang bisa kau pegang-pegang sebelum kau menikahinya

 Dia bukan pakaian yang bisa kau coba-coba untuk melihat keselarasannya 

 Dia bukan makanan yang bisa kau cicipi rasanya

 Namun dia adalah mutiara indah di dalam cangkang kerang yang hanya boleh disentuh, dipegang, dibuka dan dibawa oleh yang telah melakukan ijab qabul

 Itulah keindahan pernikahan di dalam Islam

✅ Kesakralan akad nikah

 Itulah guna seorang wali dan saksi

 Bukan hanya sekedar mendatangkan penghulu dan bertanda tangan di dalam buku

 Sebagian manusia merasa berakal

 Merasa berperadaban

 Merasa lebih baik dari binatang

 Namun perilakunya tak ubahnya seperti binatang

 Lihatlah ayam betina

 Di mana bertemu pejantan dia dinaiki olehnya

 Sebagian wanita hanya dengan kedipan mata

 Atau rayuan gombal dia lupa harga dirinya

 Entah siapa yang salah, si laki atau si perempuan?

 Kalau binatang itu suatu kewajaran

➡ Apakah sampai seburuk itu perilaku manusia?

✅ Allah berfirman,

وَلَقَدْ ذَرَأْنا لِجَهَنَّمَ كَثِيراً مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِها وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِها وَلَهُمْ آذانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِها أُولئِكَ كَالْأَنْعامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولئِكَ هُمُ الْغافِلُونَ (١٧٩)

“Dan telah kami ciptakan sebagai penghuni neraka jahanam dari bangsa jin dan manusia, mereka memiliki hati namun tidak berpikir dengannya, memiliki mata namun tidak melihat dengannya, memiliki telinga namun tidak mendengar dengannya, mereka ibarat binatang ternak, bahkan mereka lebih tersesat, mereka adalah orang-orang yang lalai.” ()

❎ Kalau tidak ingin seperti binatang

➡Cobalah berpikir dengan hatimu

➡Dengarkan dengan telingamu

➡Pandanglah dengan matamu

➡Allah tidak menciptakanmu sia-sia

➡Belajarlah agamamu kalau masih ingin disebut insan

✅ Kemarin aku habis menghadiri sebuah walimah pernikahan di tengah ibu kota
Jakarta

➡ Suatu walimah yang penuh makna

➡ Pasangan pengantinya belum pernah bersentuh tangan

➡ Belum pernah di atas motor berboncengan

➡ Belum pernah duduk berduaan

➡ Sentuhan mereka adalah sentuhan yang dibalut Mawaddah dan Rahmah 

➡ Bersandingnya mereka karena perintah dan ridha Sang Pencipta

➡ Pelukan mereka bernilai sedekah

✅ Sungguh indah dan penuh berkah

➡ Semoga mereka berdua dan bersama keluarganya senantiasa dijaga Allah

➡ Itulah pernikahan yang sebenarnya

➡ Untukmu yang menikah dengan tuntunan syariah, aku ucapkan

بارك الله لك وبارك عليك وجمع بينكما في خير 

Saturday, 6 June 2015

🍀 KISAH INSPIRATIF MAHASISWI LIPIA🍀



Ada yang janggal, 
Ada yang hilang,
Gadis berjilbab biru itu dilanda kepanikan luar biasa. Apa pasal? Ia kehilangan dompet hitam yg berisi semua kartu- kartu pentingnya. Bermula saat ia turun dari angkot s11 dan berniat untuk mengambil kartu berobat saat tiba depan puskesmas. Namun ia tak menemukannya. Aduhai, bagaimanalah ini? 
Apakah ia kecopetan atau dompetnya terjatuh?
Baiklah, lupakan sejenak check up di puskesmas, sepertinya ia harus kembali menyusuri jalan tadi. Beruntung ia masih menyimpan uang di saku rok nya yang cukup untuk membayar angkot.
Dengan penuh harap mahasiswi Lipia mustawa takmili awal itu cemas menyusuri Jalan Asnawi,melihat sana-sini berharap menemukan si “hitam”. Nihil, sang dompet tak mau menampakkan dirinya. Ketakutan segera menggelayuti, dompet itu berisi ktp, atm dan kartu mahasiswanya. 3 hari lagi ujian nihaiy ( akhir semester) , jika ia tak mendapatkannya alamat ujian terancam gagal . Apalagi ia mahasiswi perantauan, semuanya tak semudah di kampung halaman.
Matanya nyaris basah, kesedihan menyeruak. Tangisnya hampir luruh kalau saja sekelebat ayat kesabaran tak datang memenuhi otaknya.
“Ishbirii, ishbirii, la'allahu khoir” gumamnya pelan. 
Ia pulang dan segera membaca mushaf mencoba menyembuhkan gundah hatinya. “Ashobatni musibah ( aku ditimpa musibah) ” ujarnya pada temannya dengan suara bergetar saat temannya menanyainya. Ia teringat abangnya dan mengabarkan beliau. Tak disangka abangnya segera mengirimkan uang untuknya. Ajaibnya jumlah yg dikirim 10 x lipat dari jumlah yg hilang, padahal ia tak menyebutkan nominal yg hilang. Subhanallah, Allah langsung mengganti uangnya 10 x lipat. 
.
Hari itu juga dia langsung menuju kantor polisi mengurus kartu- kartu penting yg hilang. Tak terbayang dia harus mendatangi beberapa bank dan kantor Republika untuk mempublish berita ini syarat mendapatkan kartu mahasiswa dari Ma'had. Esok pagi yg bertepatan dgn ujian penerimaan syariah “penerimaan” itu datang. Usai shalat dhuha angin tawakkal itu menghampirinya hingga ia merasakan tenang tiada tara. La'allahu khoir, la'allahu khoir, batinnya kali.
Tiba2 “ting” , terdengar bunyi pesan dr hp nya, setelah ia baca,
“ Ayo ke Ma'had, dompetnya ada di Ibu satpam”
Allahu akbar!! Ternyata ada laki-laki amanah yg menemukan dompetnya di sebuah gang dan meyerahkan pada kampus lipia. Ia benar- benar tak menyangka mendapatkan kembali dompetnya yang hilang .Sungguh pertolongan Allah itu benar-benar datang. Masyaallah, sungguh Allah hanya mengujinya dgn kehilangan, lalu mengembalikan dan mengganti uang yg hilang dengan 10 x lipat.

Mari belajar darinya sebuah tawakkal. Kita memahami darinya untuk membaca al quran dan shalat saat ditimpa musibah. Dan “BLAAM”, pertolongan Allah benar- benar datang bagi hamba-Nya.
🎁 Jika kamu mendapat musibah, Allah tak memintamu untuk memikirkannya hingga penat, Allah hanya memintamu untuk sabar dan shalat ( Qs Al-baqarah: 153)😊
Silahkan bagikan supaya bermanfaat 😄
Izzatur Rifdah Ismail
Temukan kami #KIMenulis😊

Friday, 22 May 2015

Hanya Masa Lalu


Yang telah berlalu adalah masa lalu, tak peduli walau sedetik berlalu. Dia tak akan kembali, tak akan terulang lagi.
Mengenang dia yang pernah hadir di masa lalu kemudian bersedih, hanyalah buang-buang waktu. Tak akan menambah apapun kecuali gundah dan galau.
Tapi sen, dia pernah berjanji setia semati, dia telah bersumpah tak akan hianati, dia telah me..
Kawan, dia itu hanya masa lalu. Move on lah wahai hati, tak usah dipikir-pikir lagi.
Dia itu hanya masa lalu, move on lah wahai hati ! Bumi terus berputar, waktu tak berhenti, kenapa kau masih diam terpaku?
Dia itu hanya masa lalu, move on lah wahai hati! Kalau tak berjodoh (nikah) berarti dia bukan yang tepat ^^
Dia itu hanya masa lalu, move on lah wahai hati! Jangan sakiti diri, kau juga berhak bahagia ^^
Dia itu hanya masa lalu, tersenyumlah wahai hati! Seperih apapun itu semua pasti ada hikmahnya ^^
Masa lalu biarlah berlalu, mari buka lembaran baru, karena setiap hati berhak berbahagia ^^
Moga penantianmu menyenangkan kawan ^^

Rumah, 5 Sya’ban 1436 H || Sen @SenyumSyukur ^^

Friday, 15 May 2015

Nunggu Siapa?


Wahai hati, siapa yang kau nanti? Dia yang tak peduli? Sampai kapan bohongi diri?
Menunggu, lantas abaikan dia yang datang lebih dulu? Ini cinta atau buta? 
Jangan tawan hati dengan cinta yang tak pasti. Memang namanya selalu ada dalam doa, tapi bukankah Allah lebih tahu siapa yang terbaik buat hamba? 
“Bila ada seorang yang agama dan akhlaqnya telah engkau sukai, datang kepadamu melamar, maka terimalah lamarannya. Bila tidak, niscaya akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di muka bumi.” (Riwayat At Tirmizy)
Dan bisa jadi, dia yang hati tunggu, juga sedang pantaskan diri. Tapi untuk orang lain, bukan kamu! 
Jadi, nunggu siapa?

Rumah, 20 Rajab 1436 || Sen @SenyumSyukur ^^

Pernah Jatuh Cinta?


Bayangkan jika si pujaan hati mengirim surat dalam bentuk sandi? Atau dalam bahasa asing yang tak dipahami? Apa yang akan hati lakukan?
Jika hati benar-benar cinta, pasti akan berusaha memecahkan kode dengan segenap kemampuan. Jika dalam bahasa asing, tentu akan berjuang menerjemahkannya sekuat tenaga. Bukan begitu?
Lantas, bagaimana dengan hati yang mengaku cinta pada Allah, sudahkah hati melakukan hal yang sama untuk kitab suci-Nya?
Ataukah cinta itu hanya sampai di lisan saja?
“Apakah mereka tidak mentadaburi Al-Quran, ataukah hati mereka telah terkunci?” (QS. Muhammad: 24)

“Sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah” (Al-Hasyr 21)

“Coba pikir! Bila Al-Quran diturunkan kepada gunung yang besar dan tinggi, niscaya dia akan tunduk, bahkan retak dan hancur. Sementara hati Anda yang ukurannya hanya serpihan dari gunung itu, berapa banyak ia mendengar dan membaca Al-Quran? Namun demikian ia tidak pernah tunduk dan tidak terpengaruh. Rahasia di balik itu hanyalah satu kata; ia tidak merenungkannya” (Prof. DR. Nashir Al-Umar)


Rumah, 21 Rajab 1436 || sen @SenyumSyukur ^^

Tak Harus Bersama


Kadang hati memaksa Allah agar berikan kamu untukku
Padahal aku yakin, Allah Maha Tahu apa yang terbaik buat hamba-Nya
Kadang hati memaksa Allah untuk memberikanku untukmu
Padahal kamu tak tahu, siapa sebenarnya diriku

Langkah-langkah gundah
Doa-doa sepi
Cinta yang perih
Itu jika harap tersalah sandar
Diam adalah satu pilihan dalam cinta
Tapi harap jangan sampai tersalah sandar
Berharap pada Allah untuknya adalah bahagia
Berharap padanya dan lupa pada Allah adalah sengsara 

Rumah, 23 Rajab 1436 H || Sen @SenyumSyukur ^^